Ragam Berita
 
 
 

Ragam Berita


BPKF AMPI Kota Medan Dilantik

Medan-okemedannews.com

Malam pelantikan dan pengenalan  segenap pengurus Badan Pengelola Kader Fungsional (BPKF) AMPI Kota Medan, priode 2015-2018 berlangsung dengan aman dan lancar. Kegiatan bertempat di Medan Club, Senin malam (23/2/2015).

Pelantikan di tandai dengan penyerahan pataka AMPI Kota Medan yang dilakukan langsung oleh Wakil Ketua  AMPI Kota Medan Rinaldi kepada Ketua  BPKF Kota Medan M Taufik Hilmi Lubis.Selanjutnya, Wakil Sekretaris AMPI Kota Medan Zulham Manalu menyerahkan surat pengesahan dan penetapan komposisi dan pengurus kepada Ketua  BPKF Kota Medan M Taufik Hilmi Lubis.

Hadir di acara itu, Walikota Medan Drs HT Dzulmi Eldin S, MSi, Ketua AMPI Sumatera Utara H M Syaf Lubis, SE, Ketua AMPI Kota Medan H Iswanda Nanda Ramli, pimpinan OKP dan Ormas Kota Medan, pimpinan SKPD Pemko Medan, unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kota Medan, Ketua BPKF Sumatera Utara Lilik, AMPI Rayon dan Sub Rayon se-Kota Medan.

Jajaran pengurus BPKF AMPI Kota Medan yang dilantik terdiri dari Ketua M Taufik Hilmi Lubis, Wakil Ketua Yudi, Sekretaris Torang Siregar, Wakil Sekretaris Mukhlis, James Sihombing, Bendahara Sri Wardhani dan berbagai Ketua Seksi.
Usai dilantik, dalam kata sambutannya Ketua  BPKF Kota Medan M Taufik Hilmi Lubis menyatakan selalu siap menjalankan roda-roda organisasi dengan baik.
”BPKF AMPI Kota Medan siap menjalankan program AMPI Kota Medan dan mendukung penuh program pemerintah Kota Medan,”tegas Taufik.

Ketua AMPI Kota Medan H Iswanda Nanda Ramli mengingatkan jajaran kepengurusan BPKF AMPI Kota Medan agar bekerja dengan sungguh-sungguh.”Jadikan AMPI sebagai buah hati masyarakat sehingga AMPI dicintai masyarakat,”himbau Iswanda.
Kader AMPI, saran  H M Syaf Lubis, SE, harus peka terhadap kegiatan sosial di masyarakat. “Untuk itu, BPKF perlu melakukan kerjasama yang  baik dengan masyarakat,”saran Syaf. (***)
 
   
Kawasan Pinang Baris Perlu Dibangun Fly Over

Medan-okemedannews.com

Di kawasan Pinang Baris Medan perlu dibangun jembatan layang atau fly over. Pembangunan fly over di kawasan Pinang Baris perlu diprioritaskan. Demikian saran Ketua Komisi D, DPRD Provinsi Sumatera Utara Mustofawiyah Sitompul, di saat rapat dengar pendapat dengan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah - I Medan, di gedung dewan, Rabu (4/2/2015).

Hadir di rapat itu, Wakil Ketua dan Sekretaris Komisi D, DPRD Provinsi Sumatera Utara yakni  H M Nezar joeli dan Analisman Zalukhu. Anggota Komisi D, DPRD Provinsi Sumatera Utara yang hadir, Baskami Ginting, Astra Yudha Bangun, Arota Lase, Wagirin Arman, Leonard Surungan Samosir, Yantoni Purba, Darwin Lubis, Budiman P Nadapdap, H Arifin Nainggolan, H Syah Afandin dan Aduhot Simamora.Kepala Bidang Perencanaan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah - I Medan Sugeng dan Satker.

Dijelaskan Mustofawiyah, pembangunan fly over di kawasan Pinang Baris bertujuan untuk mengurangi kemacetan."Kemacetan di Pinang Baris dan Kampung Lalang cukup meresahkan.Pembangunan fly over bertujuan untuk mengurangi kemacetan di Pinang Baris dan Kampung Lalang,"tegasnya. Mustofawiyah menyarankan lagi agar pembangunan fly over perlu di mulai di 2015 atau di 2016. (***)

20 Ribu Pengunjung Hadiri Even Medan Gemstone Fair

Medan-okemedannews.com

Walikota Medan Drs HT Dzulmi Eldin, MSi menutup secara resmi even Medan Gemstone Fair, di Grand Palladium, Minggu (25/1/2015).Even yang memamerkan berbagi jenis batu mulia di Indonesia itu mendapat sambutan yang begitu antusias dari warga Medan. Di saat penutupan, warga Medan pecinta batu mulia memadati arena penutupan.

"Medan Gemstone Fair sebagai promosi dan ikon Kota Medan.Even ini harus berkesinambungan dan berkelanjutan,"demikian kata sambutan Dzulmi Eldin, di acara penutupan. Ketua Umum Asosiasi Pecinta Batu Permata Sumatera Utara (APBP-SU) Marodjahan Batubara mengatakan selama berlangsungnya pameran diprediksikan 20 ribu pengunjung menghadiri even Medan Gemstone.

"Ke depan, even Medan Gemstone Fair dikelola lebih baik lagi. Kami mengharapkan dukungan dari berbagai pihak. Baik Pemko Medan dan legislatif,"ujar Marodjahan. Ketua Panitia Medan Gemstone Fair M Ridwan menjelaskan para peserta berasal dari Aceh hingga Papua."Even Medan Gemstone Fair terdiri dari 73 stan.Peserta kontes batu mulia mencapai 8000 orang,"papar Ridwan.

Tokoh masyarakat DR H Rahmat Shah menegaskan Medan Gemstone Fair memamerkan batu alam yang ada di negara kita."Saya senang sekali even Medan Gemstone Fair. Banyak sekali batu yang baik dipamerkan. Selagi batu itu betul, harganya betul.Pembeli senang, penjual juga senang,"tegas Rahmat lagi, seraya menambahkan bahwa dirinya selama 40 tahun mengkoleksi batu mulia.

Di acara penutupan, Sekretaris Panitia  Helmi mengumumkan juara umum kontes batu mulia di even Medan Gemstone Fair diraih oleh Hengki Purnomo. (***)

Pelabuhan Kuala Tanjung Konsep KEK

Medan-okemedannews.com

PT Pelindo - I Medan tetap berupaya untuk mengoptimalkan pelabuhan Teluk Nibung dan Bagan Asahan."Pelabuhan Teluk Nibung letak sendimentasinya tinggi.Jika tidak dikeruk berubah jadi daratan,"tegas Direktur Bisnis PT Pelindo - I Medan Putera Sembiring, di saat rapat dengar pendapat dengan Komisi D, DPRD Provinsi sumatera Utara, di gedung dewan, Kamis (22/1/1015).

Rapat di pimpin Wakil Ketua Komisi D, DPRD Provinsi Sumatera Utara H M Nezar Joeli  dan di hadiri anggota Komisi D, DPRD Provinsi Sumatera Utara yakni Baskami Ginting, Zulfikar, Astra Yudha Bangun, Leonard Surungan Samosir, Zeira Salim Ritonga, Juliski Simorangkir, Sopar Siburian, Yantoni Purba, Wagirin Arman dan lainnya.
Pelabuhan Teluk Nibung,papar Putera, dikembangkan untuk tempat naik turunnya penumpang dan barang-barang ringan."Untuk barang yang berat dikosentrasikan di pelabuhan Bagan Asahan. Mengenai pelabuhan tikus di sekitar daerah itu perlu ditata,'tegasnya.
Selanjutnya  pelabuhan Sibolga, ujar Putera, kontainer sudah masuk dan menjadi pioner."Sedangkan pelabuhan Gunung Sitoli, cenderung kepada penumpang dan terus kita tata,"tandasnya.

Khusus pelabuhan Kuala Tanjung, jelas Putera, sudah tercatat sebagai bule print dan menjadi proyek nasional."Pengembangan Kuala Tanjung sudah menyangkut interlandnya dan konsepnya kawasan ekonomi khusus (KEK).Jika ingin bersaing dengan Singapura, pengembangan pelabuhan tidak saja di Belawan tapi di Kuala Tanjung,"paparnya lagi.

Kendati demikian, anggota Komisi D, DPRD Provinsi Sumatera Utara Astra Yudha Bangun berharap agar PT Pelindo - I Medan bersinergi dengan pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu). "Perlu ada sinergi antara PT Pelindo - I Medan dengan Pemprovsu. Kita harap ada kerjasama PT Pelindo - I Medan dengan Pemprovsu,"demikian harapan  Astra Yudha.

Anggota Komisi D, DPRD Provinsi Sumatera Utara Sopar Siburian mengingatkan Pelindo - I Medan tentang konsep maritim."Pelabuhan seharusnya konsep maritim.Dikonsep maritim perlu ada peran masyarakat,"himbau Sopar. (***)

Pemkab Deli Serdang Perlu Ada di PT KIM

Medan-okemedannews.com

Anggota Komisi C, DPRD Provinsi Sumatera Utara Effendi S Napitupulu mengatakan kehadiran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang perlu ada di PT Kawasan Industri Medan (KIM)."Pemkab Deli Serdang  bukan sebagai mitra kerja saja, tapi perlu sebagai pemegang saham,"tegas Effendi, di saat rapat dengar pendapat Komisi C, DPRD Provinsi Sumatera Utara dengan PT KIM, di gedung dewan, Senin (19/1/2015).

Rapat dengar pendapat di pimpin Ketua Komisi C, DPRD Provinsi Sumatera Utara H Muchrid Nasution, SE. Turut mendampingi, Wakil Ketua Yulizar Parlagutan Lubis dan Sekretaris Ajie Karim. Hadir di rapat itu, Dirut PT KIM Budiono beserta jajaran dan anggota Komisi C, DPRD Provinsi Sumatera Utara.

Effendi menyarankan agar jajaran Direksi PT KIM perlu mengusulkan agar Pemkab Deli Serdang diikutkan sebagai pemegang saham di PT KIM."Perlu ada usulan dari Direksi PT KIM agar Pemkab Deli Serdang ikut sebagai pemegang saham,"sarannya. (***)

VIP KNIA

Medan-okemedannews.com

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Utara Anthoni Siahaan mengaskan VIP di Bandara Internasional Kualanamu atau Kualanamu Interntional Airport (KNIA) alangkah baiknya dibangun oleh PT (Persero) Angkasa Pura - II Kualanamu.

"Pemanfaatan gedung VIP untuk orang-orang penting. VIP di KNIA untuk kebutuhan Bandara. Alangkah baiknya dibangun oleh PT (Persero) Angkasa Pura - II Kualanamu," tegas Anthoni di saat di saat rapat dengar pendapat dengan Komisi D, DPRD Provinsi Sumatera Utara  PT (Persero) Angkasa Pura - II Kualanamu, Dinas Perhubungan Sumatera Utara dan Otoritas Bandara Wilayah - I Medan, di gedung dewan, Selasa (13/1/2015). Rapat di pimpin Ketua Komisi D, DPRD Provinsi Sumatera Utara Mustofawiyah Sitompul dan Wakil Ketua Komisi D, H M Nezar Djoeli.

Pelakasana tetap General Manger PT ( Persero ) Angkasa Pura - II Kualanamu Ariyadi mengatakan di 2015 pembangunan VIP terlaksana.  "Kami punya VIP.Kami kerjasama dengan pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan kita gunakan bersama,"ujar Ariyadi. (***)

 
 
 
www.okemedannews.com