Ragam Berita
 
 
 

Ragam Berita

20 Ribu Pengunjung Hadiri Even Medan Gemstone Fair

Medan-okemedannews.com

Walikota Medan Drs HT Dzulmi Eldin, MSi menutup secara resmi even Medan Gemstone Fair, di Grand Palladium, Minggu (25/1/2015).Even yang memamerkan berbagi jenis batu mulia di Indonesia itu mendapat sambutan yang begitu antusias dari warga Medan. Di saat penutupan, warga Medan pecinta batu mulia memadati arena penutupan.

"Medan Gemstone Fair sebagai promosi dan ikon Kota Medan.Even ini harus berkesinambungan dan berkelanjutan,"demikian kata sambutan Dzulmi Eldin, di acara penutupan. Ketua Umum Asosiasi Pecinta Batu Permata Sumatera Utara (APBP-SU) Marodjahan Batubara mengatakan selama berlangsungnya pameran diprediksikan 20 ribu pengunjung mengahadiri even Medan Gemstone.

"Ke depan, even Medan Gemstone Fair dikelola lebih baik lagi. Kami mengharapkan dukungan dari berbagai pihak. Baik Pemko Medan dan legislatif,"ujar Marodjahan. Ketua Panitia Medan Gemstone Fair M Ridwan menjelaskan para peserta berasal dari Aceh hingga Papua."Even Medan Gemstone Fair terdiri dari 73 stan.Peserta kontes batu mulia mencapai 8000 orang,"papar Ridwan.

Tokoh masyarakat DR H Rahmat Shah menegaskan Medan Gemstone Fair memamerkan batu alam yang ada di negara kita."Saya senang sekali even Medan Gemstone Fair. Banyak sekali batu yang baik dipamerkan. Selagi batu itu betul, harganya betul.Pembeli senang, penjual juga senang,"tegas Rahmat lagi, seraya menambahkan bahwa dirinya selama 40 tahun mengkoleksi batu mulia.

Di acara penutupan, Sekretaris Panitia  Helmi mengumumkan juara umum kontes batu mulia di even Medan Gemstone Fair diraih oleh Hengki Purnomo. (***)

Pelabuhan Kuala Tanjung Konsep KEK

Medan-okemedannews.com

PT Pelindo - I Medan tetap berupaya untuk mengoptimalkan pelabuhan Teluk Nibung dan Bagan Asahan."Pelabuhan Teluk Nibung letak sendimentasinya tinggi.Jika tidak dikeruk berubah jadi daratan,"tegas Direktur Bisnis PT Pelindo - I Medan Putera Sembiring, di saat rapat dengar pendapat dengan Komisi D, DPRD Provinsi sumatera Utara, di gedung dewan, Kamis (22/1/1015). 

Rapat di pimpin Wakil Ketua Komisi D, DPRD Provinsi Sumatera Utara H M Nezar Joeli  dan di hadiri anggota Komisi D, DPRD Provinsi Sumatera Utara yakni Baskami Ginting, Zulfikar, Astra Yudha Bangun, Leonard Surungan Samosir, Zeira Salim Ritonga, Juliski Simorangkir, Sopar Siburian, Yantoni Purba, Wagirin Arman dan lainnya.
Pelabuhan Teluk Nibung,papar Putera, dikembangkan untuk tempat naik turunnya penumpang dan barang-barang ringan."Untuk barang yang berat dikosentrasikan di pelabuhan Bagan Asahan. Mengenai pelabuhan tikus di sekitar daerah itu perlu ditata,'tegasnya.
Selanjutnya  pelabuhan Sibolga, ujar Putera, kontainer sudah masuk dan menjadi pioner."Sedangkan pelabuhan Gunung Sitoli, cenderung kepada penumpang dan terus kita tata,"tandasnya.

Khusus pelabuhan Kuala Tanjung, jelas Putera, sudah tercatat sebagai bule print dan menjadi proyek nasional."Pengembangan Kuala Tanjung sudah menyangkut interlandnya dan konsepnya kawasan ekonomi khusus (KEK).Jika ingin bersaing dengan Singapura, pengembangan pelabuhan tidak saja di Belawan tapi di Kuala Tanjung,"paparnya lagi.

Kendati demikian, anggota Komisi D, DPRD Provinsi Sumatera Utara Astra Yudha Bangun berharap agar PT Pelindo - I Medan bersinergi dengan pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu). "Perlu ada sinergi antara PT Pelindo - I Medan dengan Pemprovsu. Kita harap ada kerjasama PT Pelindo - I Medan dengan Pemprovsu,"demikian harapan  Astra Yudha.

Anggota Komisi D, DPRD Provinsi Sumatera Utara Sopar Siburian mengingatkan Pelindo - I Medan tentang konsep maritim."Pelabuhan seharusnya konsep maritim.Dikonsep maritim perlu ada peran masyarakat,"himbau Sopar. (***)

Pemkab Deli Serdang Perlu Ada di PT KIM

Medan-okemedannews.com

Anggota Komisi C, DPRD Provinsi Sumatera Utara Effendi S Napitupulu mengatakan kehadiran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang perlu ada di PT Kawasan Industri Medan (KIM)."Pemkab Deli Serdang  bukan sebagai mitra kerja saja, tapi perlu sebagai pemegang saham,"tegas Effendi, di saat rapat dengar pendapat Komisi C, DPRD Provinsi Sumatera Utara dengan PT KIM, di gedung dewan, Senin (19/1/2015).

Rapat dengar pendapat di pimpin Ketua Komisi C, DPRD Provinsi Sumatera Utara H Muchrid Nasution, SE. Turut mendampingi, Wakil Ketua Yulizar Parlagutan Lubis dan Sekretaris Ajie Karim. Hadir di rapat itu, Dirut PT KIM Budiono beserta jajaran dan anggota Komisi C, DPRD Provinsi Sumatera Utara.

Effendi menyarankan agar jajaran Direksi PT KIM perlu mengusulkan agar Pemkab Deli Serdang diikutkan sebagai pemegang saham di PT KIM."Perlu ada usulan dari Direksi PT KIM agar Pemkab Deli Serdang ikut sebagai pemegang saham,"sarannya. (***)

VIP KNIA

Medan-okemedannews.com

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Utara Anthoni Siahaan mengaskan VIP di Bandara Internasional Kualanamu atau Kualanamu Interntional Airport (KNIA) alangkah baiknya dibangun oleh PT (Persero) Angkasa Pura - II Kualanamu.

"Pemanfaatan gedung VIP untuk orang-orang penting. VIP di KNIA untuk kebutuhan Bandara. Alangkah baiknya dibangun oleh PT (Persero) Angkasa Pura - II Kualanamu," tegas Anthoni di saat di saat rapat dengar pendapat dengan Komisi D, DPRD Provinsi Sumatera Utara  PT (Persero) Angkasa Pura - II Kualanamu, Dinas Perhubungan Sumatera Utara dan Otoritas Bandara Wilayah - I Medan, di gedung dewan, Selasa (13/1/2015). Rapat di pimpin Ketua Komisi D, DPRD Provinsi Sumatera Utara Mustofawiyah Sitompul dan Wakil Ketua Komisi D, H M Nezar Djoeli.

Pelakasana tetap General Manger PT ( Persero ) Angkasa Pura - II Kualanamu Ariyadi mengatakan di 2015 pembangunan VIP terlaksana.  "Kami punya VIP.Kami kerjasama dengan pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan kita gunakan bersama,"ujar Ariyadi. (***)


 
 
 
www.okemedannews.com